PERISAI Anak : Perangkat Internet Sehat dan Aman

Situs P:orno Rugikan Pengusaha Warnet

by on Jan.29, 2010, under Warnet

Selasa, 17 November 2009 17:46 WIB
Penulis : Dani Prasetya – Media Indonesia

JAKARTA–MI: Bisnis pornografi yang dipasarkan melalui jaringan internet itu sama sekali tidak menguntungkan pengusaha internet. Justru, dengan konten pornografi yang memiliki bandwidth yang terbilang sangat besar itu, pengusaha warnet sangat dirugikan.Ketua Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) Irwin Day mencontohkan, Selasa (17/11), pada sebuah warnet yang memiliki 10 komputer, dua di antaranya digunakan oleh konsumen yang berniat mengunduh situs pornografi.

Dua konsumen itu menyedot kapasitas bandwith hingga setengah yang dimiliki oleh pengusaha warnet itu. “Nah, lalu bagaimana dengan delapan konsumen lain? Situs p:orno itu merugikan. Mereka cuma mau mengakses yang bandwidth-nya besar, tapi bayarnya murah,” katanya.

Upaya untuk mereduksi penggunaan situs pornografi itu sebenarnya sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sepanjang waktu tersebut, komunitas warnet Awari yang beranggotakan 800 orang dengan rata-rata setiap orangnya memiliki tiga warnet, telah mengusulkan daftar situs p:orno agar segera dibentengi dengan sebuah sistem.

Dalam lingkup Awari, sistem perlindungan internet dari akses menuju situs p:orno itu telah diupayakan selama dua tahun ini. Sayangnya, penetrasi situs p:orno lebih dahsyat dari upaya pembentengan. Saat ini, pihaknya telah memiliki daftar situs pornografi yang berjumlah 5-6 juta situs yang dikumpulkan dalam sebuah file sebesar 300 MB. “Itu ngumpulin-nya sampai dua tahun,” kata dia.

Untuk menyaring situs p:orno dapat dilakukan dengan tiga cara. Yaitu, melalui penyaringan di komputer pribadi (personal computer/PC), jaringan perkantoran atau warnet (proxy/cache server), dan internet (internet service provider/ISP). Nantinya, kerja sama yang dijalankan dengan PT Telkom itu akan dijalankan melalui penyaringan via internet yang jaringannya lebih besar.

:,

3 Comments

  • At 2010.02.23 14:41, Dharma said:

    Memang bahwa benar situs porno merugikan pengelola warnet. Dengan diblokirnya situs2 porno Saya merasa diuntungkan dengan pemblokiran situs tersebut. cuman bila mengandalkan pemblokiran ip address dan domain name masih bisa ditembus oleh anak2 sekolah sekarang ini.
    Salah satu cara yang lebih cocok yang saya terapkan di warnet saya adalah dengan menerapkan satu pintu, artinya browsing dengan satu software yang telah saya tetapkan. dengan menambahkan aplikasi tambahan yang memblok situs berdasarkan kata2 yang ada dalam domain name, kontent maupun meta tag dari situs tersebut. Aplikasi yang portable saya blokir dengan system policy yang sudah ada dari OS itu sendiri. Jadi mereka kesulitan untuk mencari celah baru dalam mengakses situs porno tersebut.

    • At 2010.03.02 11:30, titin yuniartin said:

      saya juga pengusaha warnet baru 3 bulan jalan. saya menggunakan situs anti porn (naomi)..namun para pelanggan susah membuka mozila, akhirnya saya uninstall lagi. saya sangat ingin situs porno atau gambar porno bisa terblokir secara otomatis. dalam hal ini PT Telkom Indonesia, saya inginkan ada kerja nyata dalam hal ini.

      • At 2010.03.10 09:10, PERISAI Anak said:

        Ibu bisa menggunakan PERISAI Anak, kemudian hapus menu yang dibuat untuk anak-anak. Namun lebih disarankan untuk menggunakan paket software warnet 3D OS yang sudah dilengkapi dengan Filter Content serta Billing Warnet. Info detail bisa langsung dilihat di alamat situs http://www/pclinux3d.com/.

        (Required)
        (Required, will not be published)